Pages

22 December 2009

Kata

Oleh: Resty Falinedel

Terkadang seorang pujangga justru kewalahan ketika menulis cerita tentang cintanya
Tidak seperti cinta-cinta yang ditulisnya tentang orang lain, atau tentang sebuah dunia di luar sana
Terkadang seorang pujangga paling kewalahan ketika tidak mempunyai cukup jabatan untuk berucap cinta
Ah, andai saja aku memiliki posisi lebih untuk berkata
Berkata apa saja yang kuingin

04 December 2009

Masa Depan

Oleh: H. F. Merdeka

Aku sedang berada di rumah jendela
Dihantarkan berkeliling oleh seorang gadis berbaju merah

"Ini apa?" ketika ia membimbingku melihat jendela pertama
"Ini hutan yang hijau. Ketika Tuhan pertama kali menciptakannya."
"Lalu yang sebelah ini apa?" tanyaku lagi ketika sanpai di jendela berikutnya
"Itu adalah taman yang dibuat manusia. Ketika mereka lebih memilih dunia mereka daripada sekedar uang."

Lalu, tiba-tiba ia menarik pergelangan tanganku menuju belakang rumah
Kering!
Kontras!
Tandus!
Tiada hijau bahkan kaktus!
"Ini apa?" tanyaku ketakutan
Dan gadis itu tersenyum, dan berkata "Inilah masa depan!"

10 November 2009

Tatapan yang Tak dapat Kumengerti

Oleh: Resty Urfalina Jalil

Ketika hati ini menghilang

Haruskah jiwaku tinggalkan tempatnya di saat yang bersamaan?

Kenapa hanya ada jasadku di sini?

Dan kulihat ia menatapku

Tatapan macam apa itu?

Bukan keteduhan yang berpendar

Bukan juga ketulusan yang menembus mataku

Tatapan bencikah?

Tatapan penuh amarahkah?

Tatapan kosongkah?

Ataukah tatapan tajam yang menikam jantungku?

Yang pasti itu bukan tatapan dengan nada kasihan

Dustakah nyanyian yang terdengar tulus itu?

Atau hanya aku yang salah mendengar?

Tapi yang pasti aku tidak tuli

Dan aku yakin aku tidak salah mengartikan nyanyian itu

Munginkah para bintang dapat berubah menjadi kabut hitam?

Yang ku tahu cahaya yang begitu terang

tidak mungkin menjadi kabut yang tak bermakna

dan yang pasti para bintang tak pernah berhenti bersinar

begitu juga denganmu, bintang paling terang

lalu kenapa hanya ada jasadku di sini?

Jasadku tanpa hati

Jasadku yang telah ditinggalkan oleh jiwaku

Sedangkan malam perlahan mulai meleburkanku

Dan kulihat ia menatapku dengan tatapan yang tak dapat kumengerti…

07 September 2009

Ma, Aku Ingin Ganti Nama

Oleh: H. F. Merdeka

Ma, aku ingin ganti nama
Berat betul aku memikul nama yang kau beri

Katamu biarlah sebagai doa
Tapi kenapa sudah hampir 19 tahun doa itu tak kunjung dijawab

Maka itu biar aku ganti nama ya, ma
Agar aku tak keberatan di nama
Biar aku punya doaku sendiri

02 September 2009

Wasiat

Oleh: H.F. Merdeka

Aku telah memberikan engkau sebuah surat
Berisi panduan yang akan mengantarkanmu sampai tujuan
Tolong dibaca segera!

Tenang saja
Surat itu turun dari langit
Wasiat dari Tuhan kita
Tidak usah terlalu kau cermati
Apakah engkau meragukan kecermatan Tuhan

Maka itu, tolong segera dibaca!

Setelah itu kau ambil ransel ini
Ia lah yang akan mengantarkamu sampai tujuan, surga yang engkau idam-idamkan